
Jejak Iman: Keadilan Raja Najasyi, dan Bakti Uwais
3 Maret, Juz 3 Bismillah. Membuka Juz 3 hari ini, ingatanku langsung melayang ke tadi malam. Di masjid dekat rumah, Masjid Baitul Hakim, aku yang
In Category

3 Maret, Juz 3 Bismillah. Membuka Juz 3 hari ini, ingatanku langsung melayang ke tadi malam. Di masjid dekat rumah, Masjid Baitul Hakim, aku yang

1 Maret, Juz 1.Bismillah. Hari ini aku memulai kembali langkah pertama dalam perjalanan belajar memahami Al-Quran sedikit demi sedikit, senukil demi senukil, secara harian. Dalam

1 Maret, Juz 30. Bismillah. Alhamdulillah, garis finish maraton One Day One Juz sebelum Ramadhan ini akhirnya tercapai di tanggal 1 Maret. Membaca Juz 30

27 Februari, Juz 27. Bismillah. Di Juz 27 ini kembali berjumpa dengan Surat Ar-Rahman. Surat ini sangat indah, sampai-sampai rasanya ini adalah kali ketiga aku

25 Februari, Juz 25. Bismillah. Dalam Juz 25 Allah menyatakan, musibah itu karena ulahmu sendiri. Selengkapnya di Surat Asy-Syura ayat ke-30, Allah berfirman: “Wa maa

24 Februari, Juz 24. Bismillah. Melanjutkan renungan kemarin yang baru saja membahas ketundukan lewat ruku dan sujud. Tujuan utama dan fokus dari ruku dan sujud

23 Februari, Juz 23. Melanjutkan menu Ramadhan yang kususun untuk diriku. Setelah beberapa waktu lalu di pembahasan Juz 1 aku merenungkan tentang takbiratul ihram, doa

21 Februari, Juz 21. Dalam pembahasan Juz 21 pada Januari lalu, aku sempat menuliskan bagaimana Allah berjanji akan memberikan kemenangan kepada Romawi dalam waktu dekat

20 Februari, Juz 20. Semalam, aku melihat istriku berjuang keras untuk menggolkan target selesai satu juz. Kebetulan dia sampai di Juz 30 dari rentetan tadarusnya

19 Februari, Juz 19.Di awal Ramadhan, sambil bergembira melihat membludaknya jamaah shalat di masjid, sering kali muncul celetukan: “Nanti biasanya juga shaf makin maju, alias

18 Februari, Juz 18. Malam ini, insyaAllah kita memasuki gerbang Ramadhan. Malam pertama tarawih. Dan masyaAllah, Juz 18 menyambut kita dengan sebuah seruan besar di

17 Februari, Juz 17. Waktu persiapan teori telah habis. Besok atau lusa kita berdiri di garis start. Sebagai penutup fase tarhib (penyambutan), di Juz 17