Pagi ini aku membuka kembali buku-buku lama di rak. Al-Qur’an dan Ilmu Gizi karya Maimunah Hasan, 101 Fitness di Usia 40+ dan 101 Bakar Lemak dari Ade Rai, serta #BukanBukuDiet karya Alvin Hartanto. Ada rasa excited, seperti bertemu kawan lama yang siap diajak ngobrol lagi. Hore, semoga kembali dibaca dan bermanfaat.
Misi yang Kutemukan di Masjid
Aku sering memperhatikan orang tua, sungguh beruntung mereka dengan karunia umur. Termasuk ketika ke Masjid Baitul Hakim, Komplek Diskum Cipinang, aku melihat banyak jamaah yang sudah sepuh namun masih sangat rajin. Shalat berjamaah lima waktu tak terlewat, taklim pun tetap diikuti.
Aku semakin yakin dengan salah satu misiku. Aku ingin dikaruniai Allah SWT dengan kesehatan selama aku dikaruniai umur, agar sisa umur itu bisa kugunakan untuk terus meningkatkan ketakwaan.
Umur Itu Takdir, Sehat Itu Ikhtiar
Dalam buku Maimunah Hasan, ada bab tentang gizi dan umur panjang, yang merujuk pada QS Al-Mulk ayat 1–2: Allah menciptakan mati dan hidup untuk menguji siapa di antara kita yang paling baik amalnya.
Panjang pendeknya umur adalah ketetapan Allah. Tapi bagaimana kita mengisi umur itu, dalam keadaan sehat atau sakit, kuat atau lemah, di situlah ruang ikhtiar kita. Dan ilmu gizi punya peran besar dalam mencapai kesehatan yang optimal.
Tuntunan yang Sudah Lama Ada
Allah berfirman: makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan (QS Al-A’raf: 31).
Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang menegakkan punggungnya. Jika memang harus, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napas.” (HR Tirmidzi, hasan shahih)
Jauh sebelum ada istilah kalori dan porsi, tuntunan untuk makan secukupnya sudah sampai kepada kita.
Niat yang Naik Kelas
Maka pola makanku tidak lagi sekadar alat untuk menurunkan berat badan, tampil lebih baik, atau bahkan hanya supaya sehat. Aku ingin pola makanku menjadi bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kalau niatnya ibadah, semoga setiap suapan yang dijaga bernilai pahala, dan hasilnya pun lebih berkah.
Amin.





